Tuesday, June 7, 2016

Makalah Metode Pendidikan Agama Islam




Posted by Bang Akil
BAB I
PENDAHULUAN
1.1    Latar Belakang Penulisan Laporan
Dari sekian banyak buku yang membahas tentang suatu metodologi pengajaran agama islam sebagai bekal seorang guru atau calon guru dalam proses pembelajaran,untuk itu memungkinkan kita akan kesulitan-kesulitan dalam memahaminya.
Oleh karena itu alangkah baiknya kita memahami atau menguasai metodologi pengajaran agama islam,minimal dari salah satu buku yang dapat kita pahami  secara teoritis sehingga dapat memudahkan seorang guru dalam menginterpretasikannya dalam proses pembelajaran khususnya pembelajaran Agama Islam dala pedidikan formal maupun non formal.mengingat hal tersebut sangatlah penting maka penulis mencoba meresensi buku yang berjudul “METODOLOGI PENGAJARAN AGAMA ISLAM”

1.2    Tujuan Penulisan Laporan
Adapun tujuan dari pada penulisan Laporan Buku ini adalah :
  1. Mengetahui kedudukan Metodik dan Didaktik.
  2. Mendapatkan pemahaman tentang Metodologi Pengajaran Agama Islam.
  3. Mengetahui Metode pengajaran agama islam dan penggunaannya.

1

 

1.3    Sistematika Penulisan Laporan
BAB I PENDAHULUAN
1.1     Latar Belakang
1.2     Tujuan
1.3     Sistematika
BAB II PEMBAHASAN
2.1     Identitas buku
2.2     Ruang lingkup permasalahan yang dibahas
2.3     Cara pengarang menjelaskan dan menyelesaikan permasalahan
2.4     Konsep dan teori yang dikembangkan serta kesimpulan
2.5     Pendapat anda tentang isi buku
BAB III SIMPULAN
3.1     Simpulan



BAB II
PEMBAHASAN
2.1    Identitas Buku
Nama Pengarang : Drs. Ana Suryana AS.
Judul Buku          : Metodologi Pendidikan Agama Islam
Tahun Terbit        : 2002
Kota Penerbit      : Tasikmalaya
Penerbit               : STAI Tasikmalaya
Jumlah Halaman : 131 halaman

2.2    Ruang Lingkup Permasalahan yang Dibahas
  1. Kedudukan Metodik Dalam Didaktik
Didaktik merupakan ilmu mengajar yang didasarkan prinsip kegiatan penyampaian bahan pengajaran sehingga bahan pengajaran itu dimiliki oleh siswa.Kegiatan yang dimaksud adalah kegiatan langsung yang timbul didalam pergaulan antara siswa dengan gurunya.Oleh karena itu kegiatan itu bertujuan hendak mempengaruhi siswa,maka karakteristik-karakteristik anak didiklah yang menjadi sasaran anak didaktik.Psikologi pada umumnya dapat menyumbangkan asas didaktik korekasi, konsentrasi, integrasi, penghayatan,penghargaan, pengakuan dan sebagainya.
Dalam pasal 2 bab 17 dari buku didaktika makna disebutkan bahwa pengajaran akan menjadi mudah jika diikuti langkah-langkah sebagai berikut:
  1. Pengajaran dimulai awal benar,sebelumnya jiwa rusak.
  2. Jiwa telah sedia untuk menerimanya.
  3.  
3
  1. Dimulai dari yang umum kepada yang khusus.
  1. Dimulai dari yang mudah kepada yang sukar.
  2. Siswa tidak dinbebani dengan mata elajaran yang banyak.
  3. Pelajaran berangsur-angsur maju dengan perlahan-lahan dalam setiap hal
  4. Kecerdasan tidak dipaksa untuk suatu yang belum mengaran kepada kecendrungan,harus sesuai dengan umur dan metode yang benar.
  5. Segala sesuatu yang diajarkan dengan media pengertian.
  6. Penggunaan segala sesuatu pengajaran  berkesinambungan
  7. Segala sesuatu diajarkan dengan satu metode yang sama.
Jika diformulasikan maka didaktik itu dalam lingkaran penghidangan bahan pelajaran sewaktu pelajaran sedang berlangsung.Sedangkan metodik bergerak didalam lingkaran penyediaan jalan yang akan ditempuh.
Jadi garis sentuh yang menghubungkan antara didaktik dengan metodik terletak pada titik persiapan pengajaran.pengajaran yang diharapkan akan baik dimulai dari pemilihan metode mengajar dan kemudian atas metode yang itu dipersiapkan kegiatan penghidangan bahan pelajaran.kegiatan yang demikian itulah yang disebut methodic khusus.
  1. Ruang Lingkup Metodologi Pengajaran Agama Islam
Dilihat dari keseluruhan tentang metodologi pengajaran agama islam merupakan suatu system yang harus digunakan dalam menyampaiakan pelajaran agama islam secara kapah,adapun lingkup pembahasannya adalah seluruh metode yang ada dan digunakan untuk menyampaikan cara mengajar pelajaran agama kepada seluruh tingkatan sekolah baik dari tingkat  yang rendah sampa tingkat atas, umumnya ada 12 ruang lingkup pelajaran agama yaitu:
  1. Pelajaran keimanan
  2. Pengajaran akhlak.
  3. Pengajaran ibadat
  4. Pengajaran fiqih.
  5. Pengajaran usul fiqih.
  6. Pengajaran qiroat quran.
  7. Pengajaran tafsir.
  8. Pengajaran ilmu tafsir.
  9. Pengajaran Hadis.
    1. Pengajaran ilmu hadis.
    2. Pengajaran tarikh islam.
    3. Pengajaran tarikh tasyri.
  10. Pengertian Metodologi Pengajaran Agama Islam
Metode merupakan cara yang pling tepat dalam mengajarkan agama islam. Kata yang tepat dan cepat” inilah yang sering diungkapkan dalam ungkapan,efektif dan efisien”kalau begitu metode pengajaran agama islam ialah cara yang efektif dan efisien.
Secara ringkas Metodologi ialah pembahasan tentang metode-metode,sedangkan metodologi pengajaran agama islam ialah pembahasantentang metode-metode pengajaran agama islam.selanjutnya yang dibahas adalah teori-teori langkah-langkah pengajaran dalam pengajaran agama islam dan teori-teori membuat lesson Plan agama islam. Setiap kewjiban harus di laksanakan agar kewajiban itu sempurna dan setiap tugas harus dilaksanakan. Suatu tugas selesai dilaksanakan setelahtujuan petugas itu tercapai. Agar tujuan cepat tercapai dan tepat perlu ada cara yang serasi.
Pengajaran agama islam adalah mengetahui garis tmu antara kedua lingkaran mempunyai permasalahan yang berkembang karena obyeknya,situasi dan tugas yang berkembang pula. Metodik membuat sipelaksana atau petugas atau guru dapat mencapai tujuan dengan cepat dan tepat. Hasilnya dapat diyakini dan diperiksa kembali jalan pengajaran itu. Dengan menelusuri jalan pengajaran itu klita dapat men emukan kelemahan-kelemahan yang telah dilakukan dan dengan itu dapat menemukan kelemahan-kelemahan yang telah dilakukan dan dengan itu dapat diperbaiki.
  1. Kegunaan metodologi pengajaran agama islam
Metodologi pengajaran agama islam adalah salah satu mata kuliah intra kurikuler. Yang termasuk dalam komponen jurusan agama.Kegunaan mempelajari metodologi pengajaran agama islam adalah supaya calon pendidik dan para calon pengajar. Mengetahui dan memiliki pengetahuan tentang cara-cara strategi dalam menyampaikan pengajaran agama islam kepada para siswanya baik dilingkungan pra sekolah. Khususnya pengajaran agama islam yang telah dipersiapkan sesuai dengan kurikulum dan GBPP tertentu. Seorang guru yang ingin berhasil dalam melaksanakan tugasnya dengan baik, selain itu harus dapat memilih materi yang sesuai dengan tingkat kemampuan siswa yang dihadapi ,ia juga harus pandai memilih metode yang tgepat untuk menyajikan materi tersebut.
Agar guru dapat menyesuaikan dengan keperluan dalam menyiapkan belajar dan  mengajar, maka disamping bahan akan disajkikan pada siswa, maka guru guru harus memiliki sejumlah pengetahuan siap. Karena dengan cara gaya lama ternyata guru kurang berhasil,bahkan sering dapat menimbulkan reaksi negative dari siswa,karena itu guru harus pandai dapat memilih metode agar lebih dapat menarik perhatian siswa.
Selain mengetahui kegunaan metodologi pengajaran agama islam, para guru atau calon guru harus mengetahui kapan pendidikan agama islam diberikan di sekolah-sekolah umum,karena selain berhak mengajar disekolah-sekolah,berhak pula mengajar dilingkungan sekola departemen pendidikan dan kebudayaan yang lazim disebut sekolah umum.


  1. Model dan Tehnik Belajar Mengajar
  2. Model-model mengajar
    1. Pengajaran Klasik
Tujuan pengajarannya adalah menemukan guru menyampaika pertanyaan kepada siswa, siswa menganalisa pengetahuannya dan menuntut siswa berusah merumuskan dan menjelaskan yang juga mengarahkan siswa kepada posisi yang dapat diterima
  1. Pengajaran Pada Permulaan Pada Abad Petengahan
  2. Pengajaran Memasuki Abad Moderen
  3. Metode Herboritan
Metode mengajar herboritan terdiri atas lima langkah :
1)   Langkah persiapan mengajar
2)   Langkah penghidangan informasi
3)   Langkah asosiasi informasi baru dengan yang lama
4)   Langkah generaliisasi
5)   Langkah aplikasi
  1. Basis Moderen Mengajar
Robet gloser mengemukakan satu basis model belajar dengan empat langkah yang mendasari pengalaman belajar diantaranya :
1)   Tujuan pelajaran
2)   Pra penilaian
3)   Prosidur pelajaran
4)   Efaluasi penampilan belajar
  1. Model Cybemetic
Cybemetic adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempersoalkan prinsip pengendalian dan komunikasi yang diterapkan dalam pungsi organisme atau pungsi yang majemuk.
Menurut Woodruff ( 1967 ) terdapat hubungan yang erat antara proses belajar dan mengajar. Tingkah laku manisia dikarenakan oleh kualitas sistem Cybemetic. Diagram tingkah laku manusia itu sebagai berikut :
1)   Kebutuhan
2)   Energi
3)   Pencarian
4)   Pensleksian
5)   Dan tindakan
Jadi fungsi guru adalah merencanakan mempersiapkan dan melengkapi perangsang yang penting untuk infut simbolik dan infut reperensial.
  1. Model Interaksi
Mengajar menurut model ini adalah suatu model interaksi sosial. Guru merupakan pembantu dan mengarahkan bakat minat siswa kegiatan guru dikelas berorientasi sebagai pembingbing kegiatan belajar siswa
  1. Model Mengajar Berdasarkan Komputer
Komputer adalah alat yang mempunyai potensi kuat dan luas dalam penyelidikan pembelajaran para ahli pendidikan telah banyak menggunakan alat inidewasa ini manusiatelah mempergunakan Komputer sebgai salah satu perangkat proses belajar mengajar
  1. Organisasi belajar
Adapun pengorganisasian belajar itu adalah sebagai berikut
  1. Perencanaan pelajaran
  2. Tujuan pendidikan
  3. Tujuan yang diharapkan secara jelas
  4. Tingkatan-tingkatan belajar
  5. Susunan tingkat tingkah laku
  6. Susunan tingkat tingkah laku itu terdiri dari pengetahuan, pemahaman, pemakaian, sintesis (penyusunan bagian-bagian ), evaluasi.  


  1. Teknik mengajar
    1. Pemunculan pertanyaan
    2. Belajar secara menunjukan, belajar secara menemukan
    3. Pemikiran intuitif
    4. Pemikiran kreatif
    5. Pengajaran simulasi
    6. Diskusi terpimpin
    7. Pengajaran beregu
    8. Pendidikan informal
    9. Media mengajar
Yang dimaksud dengan media adalah alat perlengkapan mengajar untuk melengkapi pengalaman belajar bagi guru, misalnya :
  1. Televisi
  2. Laboratorium audio
  3. Auto instruksi
  4. Metode Pengajaran Agama Islam
Beberapa metode pendidikan agama islam antara lain sebagai berikut
  1. Metode ceramah
Metode ceramah adalah suatu metode pengajaran dengan cara menyampaikan materi kepada anak secara lisan.
  1. Metode tanya jawab
Metode tanya jawab adalah suatu metode dengan jalan mengajukan pertanyaan dan murid menjawab tentang bahan yang ingin diperolehnya.
  1. Metode diskusi
Metode diskusi yaitu suatu metode menyampaikan bahan ajar dengan jalan mendiskusikannya,sehingga berakibat menimbulkan pengertian serta perubahan tingkah laku murid.


  1. Metode pemberian tugas belajar
Metode pemberian tugas belajar adalah suatu cara strategis sebagai metode pekerjaan rumah murid iberi tugas khusus diluar jam pelajaran.
  1. Metode demontrsi dan eksperimen
Metode demontrasi adalah cara strategi  menyampaikan pelajaran dengan cara memperlihatkanpada seluruh kelas tentang suatu proses dalam melakukan sesuatu. Misalnya peroses cara wudhu dan shalat.
Sedangkan metode eksperimen adalah suatu cara strategis menyampaikan pelajaran, guru bersama siswa mengajarkan sesuatu sebagai latihan praktis dalam mempraktekan suatu materi. Misalnya membuat debu untuk tayamum.
  1. Metode bekerja kelompok
Metode bekerja  kelompok adalahsuatu cara strategi  mengajar dengan sistem kelompok kerja dari kumpulan beberapa individu yang bersifat pedadogis yang didalamnya terdapat hubungan timbal balik antara individu.
  1. Metode sosio drama dan bermain peran
Metode sosio drama adalah metode mengajar dengan memerankan tingkah laku didalam hubungan sosial, sedangkan bermain peran lebih menekankan pada kenyataan,diman para murid diikutsertakan dalam memainkan drama ituatau yang disebut dengandramatisasi.
  1. Metode karya wisata
Metode karya wisata adalah suatu strategais mengajar yang dilaksanakan dengan jalan mengajar siswa keluar kelas untuk dapat memperlihatkan hal-hal yang ada hubungannya dengan bahan pelajaran.
  1. Metode driil ( latihan )
Metode driil adalah suatu strategi menyampaikan pengajaran dengan melatih siswa terhadap bahan bahan pelajaran yang sesudah diberikan.


  1. Metode sistem regu ( team teaching )
Metode sistem regu adalah suatu strategi mengajar dimana orang guru lebih bekerja sama mengajar sekelompok siswa, metode ini banyak dipergunakan diperguruan tinggi.
  1. Metode problem solving
Metode problem solving adalah suatu strategi mengajar dengan jalan melatih siswa untuk menghadapi masalah-masalah yang sederhana sampai kepada masalah yang sulit.
  1. Metode proyek
Metode proyek adalah suatu metode mengajar diman bahan pengajaran diorganisir sedemikian rupa, sehingga merupakan suatu keseluruhan atau satu kesatuan yang bermakna dan mengandung suatu pokok permasalahan.
  1. Penggunaan Beberapa Metode Pengajaran Agama Islam
  2. Metode-metode pengajaran Al-Quran dan Al-Hadist antar lain :
    1. Metode ceramah
    2. Metode driil
    3. Metode demontrasi
    4. Metode tanya jawab
    5. Metode resitai
    6. Metode bermain peran
    7. Metode-metode untuk pengajaran keimanan
      1. Metode ceramah
      2. Metode tanya jawab
      3. Metode pemberian tugas
      4. Metode problem solving


  1. Metode untuk pengajaran syariah
    1. Metode ceramah
    2. Metode tanya jawab
    3. Metode demontrasi
    4. Metode kerja kelompok
    5. Metode pemberian tugas
    6. Metode-metode untuk pengajaran muamalat
      1. Metode ceramah
      2. Metode driil
      3. Metode demontrasi
      4. Metode tanya jawab
      5. Metode resitai
      6. Metode bermain peran
      7. Metode-metode untuk pengajaran ibadah
        1. Metode ceramah
        2. Metode tanya jawab
        3. Metode diskusi
        4. Metode kerja kelompok
        5. Metode driil
        6. Metode-metode untuk pengajaran tarikh
          1. Metode ceramah
          2. Metode driil
          3. Metode demontrasi
          4. Metode tanya jawab
          5. Metode resitai
          6. Metode bermain peran


  1. Metode-metode untuk pengajaran membaca dan menulis huruf Al-Quran
    1. Metode ceramah
    2. Metode tanya jawab
    3. Metode diskusi
    4. Metode kerja kelompok
    5. Metode driil


2.3    Cara Pengarang Menjelaskan dan Menyelesaikan Permasalahan
Drs. Ana suryana AS. dalam buku metodologi pengajaran agama islam belliau  menerangkan rincian materinya dalam bentuk paragraf  induktif, dimana uraiannya tesebut diawali dari  khusus ke umum, hal tersebut ditandai dengan menyajikan konsep-konsepnya tyerlebih dahulu lalu  menjelaskan isi konsep tersebut.


2.4    Konsep dan Teori Yang Dikembangkan serta Kesimpulan
Didaktik  adalah ilmu untuk menanamkan pengetahuan kepada murid dengan cara yang cepat dan tepat sehingga anak dapat mudah menangkapnya. Methodik umum adalah pelaksanaan cara mengajar untuk semua mata pelajaran dan berlaku untuk semua sekolah.methodik khusus adalah pelaksanaan cara mengajar yang dikhususkan untuk suatu mata pelajaran saja,misalnya methodic khusus matematik. Jadi didaktik dibagi dua yaitu didaktik umum dan didaktik khusus.(metodik),sedangkan didaktik khusus dibagi dua yaitu metodik umum dan metodik khusus. Metodologi ialah pembahasan tentang metode-metode,sedangkan metodologi pengajaran agama islam ialah pembahasantentang metode-metode pengajaran agama islam.selanjutnya yang dibahas adalah teori-teori langkah-langkah pengajaran dalam pengajaran agama islam.
Metodologi ialah pembahasan tentang metode-metode, sedangkan metodologi pengajaran agama islam ialah pembahasan tentang metode-metode pengajaran agama islam. Selanjutnya yang dibahas adalah teori-teori langkah-langkah pengajaran dalam pengajaran agama islam dan teori-teori membuat Pelajaran keimanan
Kegunaan mempelajari Metodologi pengajaran agama islam yaitu agar calon guru mengetahi dan dan memiliki pengetahuan tentang cara-cara strategi strategi dalam menyampaikan pengajaran agama islam kepada para siswanya.

2.5    Pendapat Anda Tentang Isi Buku
pendapat saya tentang buku ini layak untuk dibaca, sebab setelah saya membaca,sebab banyak ha-hal baru yang dapat diambil untuk menambah wawasan dan ilmu  pengetahuan sebagai bekal mengabdi saya baik disekolah maupun dimasyarakat nanti, Amin.


BAB III
SIMPULAN
3.1  Simpulan
  1. Didaktik  adalah ilmu untuk menanamkan pengetahuan kepada murid dengan cara yang cepat dan tepat sehingga anak dapat mudah menangkapnya. Methodik umum adalah pelaksanaan cara mengajar untuk semua mata pelajaran dan berlaku untuk semua sekolah.
  2. Metodologi pengajaran agama islam ialah pembahasan tentang metode-metode pengajaran agama islam.
  3. Penggunaan Beberapa Metode Pengajaran Agama Islam
    1. Metode-metode pengajaran Al-Quran dan Al-Hadist antar lain :
Metode ceramah, Metode driil, Metode demontrasi, Metode tanya jawab, Metode resitai, Metode bermain peran
  1. Metode-metode untuk pengajaran keimanan
Metode ceramah, Metode tanya jawab, Metode pemberian tugas, Metode problem solving
  1. Metode untuk pengajaran syariah
Metode ceramah, Metode tanya jawab, Metode demontrasi, Metode kerja kelompok, Metode pemberian tugas
  1. Metode-metode untuk pengajaran muamalat
Metode ceramah, Metode driil, Metode demontrasi, Metode tanya jawab, Metode resitai, Metode bermain peran
  1. Metode-metode untuk pengajaran ibadah
Metode ceramah, Metode tanya jawab, Metode diskusi, Metode kerja kelompok, Metode driil
  1. Metode-metode untuk pengajaran tarikh
15
Metode ceramah, Metode driil, Metode demontrasi, Metode tanya jawab, Metode resitai, Metode bermain peran
  1. Metode-metode untuk pengajaran membaca dan menulis huruf Al-Quran
Metode ceramah, Metode tanya jawab, Metode diskusi, Metode kerja kelompok, Metode driil


No comments:

Post a Comment